"Satu
kata untuk teroris: "Teroris Tidak Punya Agama", jadi jika ada oknum
yang mengambing hitamkan Islam dengan tindak prilaku terorisme, sungguh
itu fitnah yang keji.
Islam Rahmatan Lil 'Alamin"
Senin (13/02/2017) Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) beserta Prodi Magister Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) menyelenggarakan kuliah umum yang mengangkat tema “Pendekatan Maqashidi Untuk Memahami Al-Quran Dalam Konteks Kontemporer” yang diperuntukkan khusus kepada segenap Mahasiswa dan Mahasiswi kedua Prodi. Kuliah umum ini bertempat di Teatrikal Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara ini tampak begitu diminati oleh para Mahasiswa karena narasumber yang dihadirkan merupakan seorang yang sudah tidak asing lagi di telinga para mahasiswa. Beliau adalah Prof. Jasser Auda yang merupakan pakar Maqashid al-Syari’ah dan salah satu cendekiawan Muslim kontemporer yang mempunyai banyak karya dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Antusiasme para mahasiswa dapat terlihat dengan jelas dengan tertempatinya seluruh kursi yang ada. Acara pun dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemi...
KEHIDUPAN MADANI DALAM HARMONISASI BUDAYA DAN DAKWAH Makalah Ini Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah Kewarganegaraan Dosen Pengampu : Dr. Roma Ulinnuha, M.Hum. Oleh : Alif Jabal Kurdi : 16531001 FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM JURUSAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2017 ABSTRAK Islam telah hadir di Indonesia jauh sebelum negara ini merdeka. Kedatangannya membawa begitu banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat. Meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa untuk bisa diterima secara luas, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan ditempuh dengan cara yang beragam. Islam tidak muncul secara tiba-tiba dan langsung diterima begitu saja oleh masyarakat Indonesia. Dibawa melalui berbagai pendekatan, baik dilakukan oleh para pendatang dari negeri-negeri Timur (seperti Arab, Persia, dan India), maupun yang disebarkan oleh para ulama yang telah menimba ilmu ke berbagai tempat. Pendekatan yang dilakukan tentunya m...
Akhir-akhir ini kita seringkali mendengar tentang munculnya gerakan-gerakan yang dapat dikatakan sebagai Extrimism on Islamic Religion atau Islam garis keras . Mereka yang termasuk ke dalam golongan yang melakukan berbagai tindakan dengan cenderung merusak dan menghancurkan segala sesuatu yang mereka anggap tidak benar atau tidak sesuai dengan pemahaman mereka. Ironisnya, hal itu diklaim oleh mereka sebagai bagian dari usaha untuk memurnikan kembali ajaran-ajaran Islam. Sehingga, mereka berdalih bahwa segala tindakan mereka itu telah dilegitimasi oleh dalil-dalil agama. Akibatnya, wajah Islam yang teduh sebagai agama yang menjunjung tinggi perdamaian dan mengajarkan toleransi di tengah umatnya, seakan-akan terlihat sangar dan mengajarkan untuk saling menghina, yang mestinya mengajak untuk saling merangkul, malah memicu tindakan saling memukul. Pendek kata, ajaran Islam yang semestinya mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan kearifan menjadi berbau kekerasan. Menurut Syeikh Yusu...
Komentar
Posting Komentar